MILAN – Langkah Inter Milan di Liga Champions UEFA musim 2025-2026 harus terhenti lebih cepat. Nerazzurri kalah 1-2 dari Bodo/Glimt pada leg kedua play-off fase gugur yang berlangsung di Stadio Giuseppe Meazza, Rabu (25/2/2026).
Hasil tersebut membuat wakil Italia tersingkir dengan agregat 2-5 setelah sebelumnya juga menelan kekalahan di leg pertama. Tim tamu memastikan tiket ke babak 16 besar sekaligus mencatatkan sejarah baru di kompetisi elite Eropa.
Sejak awal laga, Inter tampil dominan dan langsung menekan pertahanan lawan. Peluang sempat tercipta melalui sundulan Francesco Pio Esposito serta upaya Federico Dimarco, namun ketangguhan kiper Nikita Haikin membuat skor tetap imbang tanpa gol hingga jeda.
Kebuntuan tuan rumah berlanjut di babak kedua. Petaka datang pada menit ke-58 ketika kesalahan di lini belakang dimanfaatkan dengan baik oleh Jens Petter Hauge untuk membawa Bodo/Glimt unggul.
Kepercayaan diri tim tamu semakin meningkat, dan pada menit ke-72 Hakon Evjen menggandakan keunggulan lewat sepakan terukur ke sudut gawang.
Inter sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Alessandro Bastoni pada menit ke-76. Namun, upaya mengejar gol tambahan tidak membuahkan hasil hingga peluit panjang dibunyikan.
Absennya Lautaro Martinez karena cedera juga terasa memengaruhi ketajaman lini depan Inter. Serangan demi serangan yang dibangun Marcus Thuram dan rekan-rekan mampu diredam disiplin pertahanan wakil Norwegia.
Kemenangan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Bodo/Glimt yang untuk pertama kalinya melaju ke babak 16 besar. Sementara itu, Inter harus mengakhiri perjalanan mereka di kompetisi Eropa musim ini dengan kekecewaan di hadapan pendukung sendiri.
Tim Redaksi
