Bali – Indonesia kembali menunjukkan daya saingnya sebagai destinasi sport tourism kelas dunia. Dua klub papan atas Korea Selatan, yakni Pohang Steelers dan Jeonbuk Reserves, memilih menjalani pemusatan latihan di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, sejak Januari hingga Februari 2026.
Keputusan tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia, khususnya Bali, memiliki kombinasi kuat antara keindahan alam, antusiasme masyarakat terhadap olahraga, serta infrastruktur penunjang berstandar internasional. Dengan hamparan pantai yang indah dan fasilitas modern, suasana latihan terasa nyaman sekaligus kompetitif bagi para atlet.
Bali United Training Center yang berdiri di atas lahan hampir 31 hektare dilengkapi sembilan lapangan berstandar internasional. Fasilitas ini dinilai mampu memenuhi kebutuhan klub profesional dalam mempersiapkan tim menghadapi kompetisi.
Pelatih kepala Pohang Steelers, Tae-ha Park, mengaku puas dengan kualitas fasilitas dan lingkungan latihan di Bali. Ia mengungkapkan bahwa sebelum menentukan lokasi, pihaknya telah melakukan inspeksi ke sejumlah negara seperti Thailand dan Vietnam. Setelah melalui perbandingan, Indonesia dipilih sebagai lokasi terbaik.
“Kami sangat puas dengan fasilitas dan kondisi di sini. Ke depan, Bali United Training Center berpeluang menjadi prioritas kami untuk pemusatan latihan berikutnya,” ujarnya.
Selain fasilitas olahraga, Bali juga didukung layanan kesehatan berstandar internasional seperti Bali International Hospital di kawasan Sanur. Keberadaan fasilitas medis modern ini memberikan jaminan keamanan bagi para atlet apabila mengalami cedera selama latihan maupun pertandingan.
Keberhasilan menarik klub internasional berlatih di Indonesia sejalan dengan komitmen Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dalam memperkuat sektor sport tourism. Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk mengawinkan sektor olahraga dan pariwisata.
Menurutnya, kekayaan alam Indonesia tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai arena olahraga. Ditambah dengan fasilitas stadion, pusat pelatihan, serta dukungan masyarakat yang fanatik terhadap olahraga, Indonesia dinilai sangat potensial menjadi tuan rumah berbagai event internasional.
“Jika kita menggelar pertandingan di Indonesia, antusiasme penonton sangat besar. Ini menjadi kekuatan utama dalam pengembangan sport tourism nasional,” tegas Erick.
Kehadiran klub-klub elite Asia di Bali menjadi sinyal positif bahwa Indonesia semakin diperhitungkan sebagai destinasi utama pemusatan latihan dan penyelenggaraan event olahraga bertaraf internasional.
Tim Redaksi
