Halsel, JNTv – Cabang Dinas Pendidikan Halmahera Selatan resmi mengeluarkan pengumuman terkait rencana aksi demonstrasi besar-besaran yang akan berlangsung pada Senin, 8 September 2025 di Kota Labuha dan sekitarnya,Minggu/07/09/2025.
Kebijakan ini diambil demi menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran proses pembelajaran di tengah potensi gangguan akibat aksi massa. Dalam surat edaran resmi, Cabang Dinas Pendidikan menegaskan seluruh aktivitas belajar mengajar dialihkan secara daring pada hari tersebut.
Langkah ini berlaku untuk semua jenjang pendidikan menengah atas di Kota Labuha, mencakup SMA, SMK, serta Sekolah Luar Biasa (SLB). Dengan demikian, siswa tetap bisa mengikuti pelajaran tanpa harus turun langsung ke sekolah.
Cabang Dinas Pendidikan juga menegaskan bahwa para kepala sekolah wajib segera menyampaikan informasi ini kepada seluruh guru, siswa, serta orang tua. Hal ini dinilai penting agar tidak terjadi kebingungan di lapangan saat hari pelaksanaan.
Selain itu, imbauan ini juga dimaksudkan agar para orang tua dapat memastikan anak-anaknya tetap mengikuti pembelajaran dari rumah, sekaligus terhindar dari potensi risiko keamanan di sekitar lokasi demonstrasi.
“Proses pembelajaran dilaksanakan secara daring pada hari tersebut. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan peserta didik,” demikian bunyi seruan dalam pengumuman resmi tersebut.
Kebijakan ini mendapat perhatian serius mengingat aksi demonstrasi yang direncanakan disebut berskala besar dan berpotensi menimbulkan dampak terhadap aktivitas warga di Kota Labuha dan sekitarnya.
Cabang Dinas Pendidikan menekankan bahwa keputusan ini bersifat sementara, hanya berlaku satu hari, dan akan kembali normal apabila situasi sudah kondusif.
Dengan adanya pengumuman resmi ini, pemerintah berharap seluruh pihak dapat bekerja sama, menjaga suasana tetap aman, dan memastikan hak belajar siswa tidak terganggu meski dalam kondisi khusus.(**)
