Kelurahan batu teritip kota Dumai provinsi Riau, 20/04/2026 Media jendela News tv.com seorang petani mendapatkan penganiayaan atau tindakan kekerasan dari sekelompok mafia tanah yang ada di kelurahan batu teritip kecamatan sungai sembilan kota Dumai, awal mulanya si korban mempertahankan lahan tanginya karena ingin dirampas atau diambil oleh para mafia tanah, si korban terus menerus mempertahankan lahan pertanian atau lahan warisan dari almarhum bapaknya akhirnya dia dianiaya atau dipukul oleh para mafia tanah tersebut,
Si korban penganiaya sudah melaporkan kasus ini kepada aparat penegak hukum kepolisian kota Dumai provinsi Riau dan hingga sampai saat ini dari pihak aparat penegak hukum tidak ada tindak lanjut terhadap para si pelaku atau tersangka si korban penganiayaan atau keluarganya sangat kecewa atau kesal kepada penegak hukum yang tidak bisa mengambil tindakan-tindakan tegas terhadap para mafia tanah yang ada di kota Dumai khususnya mafia yang menganiaya dirinya,
si korban serta keluarganya dan juga masyarakat sangat-sangat berharap kepada bapak Kapolri melalui Kapolda Riau tindak tegas para mafia mafiatanah yang ada di kota Dumai yang sangat merusakkan meresahkan kehidupan para petani yang ada di kelurahan batu teritip kecamatan sungai sembilan kota Dumai Riau,
Sebagai barang bukti dari si korban ada surat laporan nya kepolisian dan juga ada beberapa unit alat-alat berat yang ada di lokasi hingga sampai saat ini tidak ada tindakan dari jajaran kepolisian sebagai penegak hukum negara kesatuan Republik Indonesia,
Peristiwa ini menjadi bahan pertanyaan bagi kalangan masyarakat petani khususnya dan juga masyarakat luasnya ada apa dengan negara dan ada apa dengan penegak hukum yaitu kepolisian Republik Indonesia kenapa mereka tak berani menghadapi mafia atau memang disengaja membiarkan para mafia semakin merajalela di negara kesatuan Republik Indonesia hampir seluruh wilayah tanah air Indonesia,
Baca berikutnya
areva dari Riau melaporkan
