Barcelona harus mengubur mimpi ke final Copa del Rey 2025/2026 meski meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Atletico Madrid pada leg kedua semifinal, Selasa waktu setempat. Hasil impresif itu belum cukup membalikkan keadaan karena Blaugrana kalah agregat 3-4.
Bermain di hadapan publik sendiri, Barcelona langsung tampil menekan sejak menit awal. Intensitas tinggi diperagakan demi mengejar defisit dari pertemuan pertama. Peluang demi peluang tercipta, namun gol tambahan yang dibutuhkan untuk memaksakan babak perpanjangan waktu tak kunjung hadir.
Ferran Torres sempat membuang dua kesempatan emas di awal laga. Berada dalam posisi ideal, dua kali pula penyelesaiannya melenceng dari target, membuat peluang comeback sempurna sedikit terhambat.
Kebuntuan akhirnya pecah lewat aksi gemilang Marc Bernal. Gelandang muda itu menuntaskan umpan tarik matang dari Lamine Yamal yang lebih dulu melewati dua pemain bertahan lawan. Gol tersebut membakar semangat tuan rumah.
Menjelang turun minum, Barcelona menggandakan keunggulan setelah Pedri dijatuhkan di kotak terlarang. Raphinha yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan tenang dari titik putih.
Di babak kedua, dominasi Barcelona semakin nyata. Joao Cancelo berperan penting dalam terciptanya gol ketiga lewat umpan silang terukur yang kembali diselesaikan Bernal dengan sepakan voli di tiang jauh. Stadion bergemuruh, harapan membalikkan agregat kembali menyala.
Statistik menunjukkan dominasi penuh Blaugrana dengan 71 persen penguasaan bola dan 21 tembakan, berbanding jauh dengan tujuh milik Atletico. Namun efektivitas menjadi persoalan. Kiper Atletico, Juan Musso, tampil cukup sigap saat dibutuhkan.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 3-0 tetap bertahan. Barcelona menang dalam pertandingan, tetapi gagal melangkah ke partai puncak karena kalah agregat 3-4.
Dengan hasil ini, Atletico Madrid berhak melaju ke final dan akan menghadapi pemenang duel antara Real Sociedad dan Athletic Club pada laga puncak yang digelar April mendatang.
Tim Redaksi
