Kabupaten Merauke ( jendelanewstv.com ),akan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-124 dengan menggelar pawai atau karnaval budaya yang melibatkan puluhan kelompok etnis, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan ini menjadi simbol kuat persatuan dalam keberagaman masyarakat di wilayah Papua Selatan.
Karnaval budaya mengusung tema “Bersatu Berdaulat Menuju Merauke Sejahtera” dan dilepas dari depan Markas Kodim 1707/Merauke, kemudian bergerak menyusuri jalan protokol menuju halaman Kantor Bupati Merauke.
Pawai budaya tersebut merupakan agenda inti perayaan hari jadi Merauke yang dikenal sebagai “Mini Indonesia” karena heterogenitas suku dan budaya yang hidup berdampingan secara harmonis.
Perayaan HUT ke-124 tahun ini tidak sekadar bersifat seremonial, namun sarat pesan persatuan. Tema besar perayaan diperkuat dengan semboyan daerah “Izakod Bekai Izakod Kai” yang bermakna Satu Hati, Satu Tujuan, mencerminkan semangat kebersamaan masyarakat Merauke.
Logo resmi perayaan yang telah diluncurkan sebelumnya menegaskan komitmen daerah untuk menjunjung nilai-nilai luhur, kearifan lokal, serta jati diri Anim Ha dalam mewujudkan Merauke yang bersih, mandiri, kreatif, bersatu, adil, dan sejahtera.
Koordinator Pawai Budaya, Ricky Kebubun, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata keharmonisan antar suku yang telah terjalin lama di Merauke.
“Keberagaman suku yang mendiami Merauke hidup rukun dan damai. Momentum HUT ini kita sambut dengan semangat kebersamaan dan kedamaian dalam keberagaman,” ujar Ricky, Jumat (6/2/2026).
Panitia mencatat sebanyak 40 kelompok etnis telah memastikan keikutsertaan dalam pawai budaya, dan partisipasi masih terbuka bagi kelompok lain hingga hari pelaksanaan. Tradisi pelibatan berbagai elemen masyarakat dalam karnaval budaya telah rutin dilaksanakan setiap tahun, melibatkan ratusan peserta dari latar belakang etnis, pendidikan, profesi, hingga komunitas olahraga.
Semangat gotong royong juga tercermin dalam rangkaian kegiatan HUT lainnya, seperti kunjungan kerja Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze ke Sekolah Rakyat guna memotivasi para siswa sebagai generasi penerus dan calon pemimpin masa depan.
Rute pawai budaya dimulai dari depan Kodim 1707/Merauke, melintasi sejumlah ruas jalan utama, dan berakhir di Kantor Bupati Merauke. Seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan melalui technical meeting yang digelar pada Rabu (4/2/2026) di Kantor Bupati.
Selain sebagai perayaan, karnaval budaya ini juga menjadi sarana promosi pariwisata dan budaya, serta ajang silaturahmi kebangsaan antar suku dan budaya di Nusantara.
Sebagai ibu kota Provinsi Papua Selatan, Merauke terus tumbuh sebagai daerah yang menjunjung tinggi persatuan dalam keberagaman, dari Sabang hingga Merauke, demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Tim Redaksi
