Selmalofo, JendelaNewsTv.com — Cuaca hujan yang terus mengguyur wilayah Desa Selmalofo, Kecamatan Oba Selatan, Kota Tidore Kepulauan, menjadi kendala bagi Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dalam menyelesaikan pekerjaan fisik yang telah memasuki tahap akhir.
Menurut pantauan di lapangan pada Kamis, 30 Oktober 2025, kegiatan fisik TMMD di Desa Selmalofo sebenarnya telah mencapai tahap penyelesaian. Hanya beberapa pekerjaan ringan yang tersisa, seperti pengecatan pagar dan pemasangan prasasti sebagai tanda peresmian kegiatan TMMD. Namun, intensitas hujan yang cukup tinggi sejak beberapa hari terakhir membuat pengerjaan tersebut sedikit terhambat.
Salah satu anggota Satgas TMMD Selmalofo, Alwan Murad, menyampaikan bahwa meskipun cuaca menjadi kendala utama, pihaknya tetap berupaya untuk menuntaskan seluruh pekerjaan sesuai target waktu yang telah ditentukan.
> “Kami saat ini fokus menyelesaikan sisa pekerjaan, seperti pengecatan pagar dan pemasangan prasasti. Mudah-mudahan cuaca bisa bersahabat dalam beberapa hari ke depan karena pada tanggal 4 nanti kami sudah harus berkumpul di kecamatan untuk kegiatan penutupan TMMD,” ujar Alwan Murad kepada JendelaNewsTv.
Ia menambahkan bahwa semangat para anggota satgas tidak surut meski kondisi cuaca tidak mendukung. Gotong royong antara TNI dan masyarakat masih terus dilakukan agar seluruh target fisik TMMD di Desa Selmalofo dapat diselesaikan tepat waktu.
Program TMMD sendiri merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Di Desa Selmalofo, kegiatan ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar seperti Pagar, Sumur bor dan fasilitas umum yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga.
Dengan semangat kebersamaan dan tekad kuat, Satgas TMMD Selmalofo optimistis seluruh pekerjaan akan rampung sebelum jadwal penutupan, meskipun cuaca terus menjadi tantangan di lapangan.
Redaksi: Nasrun
