Maba, jendelanewstv.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, mencatat penurunan tingkat pengangguran dari 6 persen menjadi 4 persen. Capaian ini disampaikan langsung oleh Bupati Haltim, Ubaid Yakub, sebagai bentuk komitmen daerah dalam menekan angka pengangguran secara berkelanjutan.
> “Semua pelaku usaha di Haltim, terutama pimpinan perusahaan, harus memberi ruang sebesar-besarnya bagi pencari kerja lokal,” tegas Ubaid saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/6/2025).
Ia mengakui, tantangan baru muncul setelah pemerintah pusat menghentikan rekrutmen tenaga honorer, yang membuat lulusan perguruan tinggi semakin sulit terserap di sektor pemerintahan.
Menurut Ubaid, sektor swasta — terutama industri pertambangan yang berkembang di Haltim — perlu berperan lebih besar dalam menyerap tenaga kerja lokal, sebagai solusi atas keterbatasan daya tampung lapangan kerja formal di pemerintahan.
> “Karena sektor pemerintahan terbatas dalam menyerap tenaga kerja, kami mendorong sektor jasa dan industri, khususnya pertambangan, agar memberi prioritas bagi anak-anak daerah,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa Pemkab Haltim tidak akan berhenti membangun komunikasi dan sinergi dengan pelaku usaha dan perusahaan, guna membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat setempat.
> “Kami akan terus mendorong kemitraan antara pemerintah dan dunia usaha untuk memperluas lapangan kerja dan menekan angka pengangguran,” tutupnya.
