DEPOK – Tiga asosiasi industri hilir kelapa sawit bersama Forum Wartawan Pertanian menyalurkan bantuan sosial kepada sejumlah yayasan yatim piatu di Depok, Jawa Barat. Kegiatan ini telah berlangsung selama tujuh tahun sebagai bentuk kepedulian industri sawit terhadap masyarakat.
Tiga asosiasi yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia, Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia, dan Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia.
Bantuan yang disalurkan antara lain minyak goreng, berbagai makanan berbahan turunan kelapa sawit, serta beras. Ratusan paket bantuan tersebut diserahkan langsung kepada pengelola yayasan penerima.
Ketua Umum Forum Wartawan Pertanian, Beledug Bantolo, mengatakan pihaknya mendapat amanah dari tiga asosiasi industri sawit tersebut untuk berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bulan Ramadan.
“Hari ini kami mendapat amanah dari GIMNI, APOLIN, dan APROBI untuk menyalurkan bantuan sosial kepada yayasan yatim piatu, salah satunya Yayasan Yatim Piatu & Dhuafa Marhamatur Ridho,” ujar Bantolo dalam keterangan resminya, Minggu (15/3/2026).
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan manfaat industri kelapa sawit bagi masyarakat luas. Ia menjelaskan, sawit merupakan komoditas strategis nasional dengan luas perkebunan sekitar 16,8 juta hektare yang tersebar dari Aceh hingga Papua.
“Industri sawit juga berperan besar dalam perekonomian nasional karena menyerap sekitar 17 juta tenaga kerja, baik di sektor perkebunan maupun industri pengolahan,” jelasnya.
Selain untuk kebutuhan pangan seperti minyak goreng, produk turunan kelapa sawit juga dimanfaatkan dalam berbagai sektor lain, termasuk sebagai bahan baku biodiesel untuk mendukung ketahanan energi nasional.
Indonesia sendiri merupakan salah satu eksportir minyak sawit terbesar di dunia dengan pasar utama di India, Eropa, Tiongkok, Timur Tengah, dan Afrika.
Sementara itu, perwakilan Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia, Rahayu Dwi Mumpuni, mengatakan industri sawit tidak hanya berperan dalam perekonomian nasional, tetapi juga menghasilkan berbagai produk yang digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Mulai dari minyak goreng, makanan, hingga biodiesel, semuanya berasal dari kelapa sawit. Karena itu kami berharap keberadaan industri ini juga bisa memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan kepada yayasan yatim piatu tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian industri sawit agar manfaatnya dapat dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini kami bisa hadir memberikan sedikit santunan kepada adik-adik semua. Kami berharap bantuan ini bermanfaat dan adik-adik tetap semangat bersekolah. Jangan putus asa, karena masa depan Indonesia ada di tangan kalian,” tambahnya.
Adapun santunan disalurkan kepada tiga yayasan, yakni Yayasan Yatim Piatu & Dhuafa Marhamatur Ridho, Yayasan Panti Asuhan Darussalam Sukmajaya, dan Yayasan INTIFA Cinta Yatim dan Dhuafa Al Ikhwaniyah di Kota Depok.
