Aceh ( jendelanewstv.com ), Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, mengungkapkan bahwa dana Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat telah tiba dan akan segera disalurkan untuk mendukung berbagai kebutuhan prioritas, khususnya penanganan dampak bencana di sejumlah wilayah Aceh.
Nasir menyebutkan, total dana TKD yang akan disalurkan mencapai Rp824 miliar. Anggaran tersebut difokuskan pada sektor vital, dengan prioritas utama pemulihan pascabencana dan perbaikan infrastruktur dasar.
“Rp824 miliar dana TKD akan segera disalurkan, sebagian besar untuk pemulihan dini di Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie, Pidie Jaya, dan Aceh Tengah. Sesuai arahan Gubernur, dana ini juga akan diprioritaskan untuk perbaikan jalan dan jembatan,” jelas Nasir, Rabu (4/3/2026).
Pemulihan dini dianggap krusial agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal. Pemerintah Aceh memastikan infrastruktur yang rusak akibat bencana, seperti jalan penghubung antarwilayah dan jembatan, segera diperbaiki sehingga mobilitas warga dan distribusi logistik tidak terganggu.
Selain fokus pada infrastruktur, pemerintah juga mempercepat pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak. Nasir menyebutkan progres pembangunan Huntara saat ini telah melebihi 60 persen, dengan target selesai 100 persen sebelum Lebaran.
“Saat ini, Huntara sudah lebih dari 60 persen selesai. Kami optimistis semua Huntara rampung sebelum Lebaran, Insya Allah,” tambah Sekda.
Penyelesaian Huntara tepat sebelum Lebaran menjadi perhatian khusus agar masyarakat terdampak bisa menjalani bulan suci dan IdulFitri dalam kondisi lebih layak dan aman. Pemerintah Aceh terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa kendala.
Nasir menegaskan, penyaluran dana TKD dilakukan secara akuntabel dan tepat sasaran. Setiap rupiah anggaran diupayakan memberi manfaat langsung bagi masyarakat terdampak bencana dan mempercepat proses pemulihan.
Dengan percepatan penyaluran dana serta pengawasan ketat, Pemerintah Aceh berharap pemulihan pascabencana dapat berjalan optimal dan kondisi sosial-ekonomi masyarakat terdampak segera pulih.
( Red )
