Korps Marinir menyiapkan kurikulum khusus bagi ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan mengikuti pelatihan Komponen Cadangan (Komcad). Pelatihan tersebut akan dilaksanakan di Pasmar 1 Jakarta dengan materi yang mencakup pembinaan mental hingga keterampilan dasar militer.
“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini, “Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir, Kolonel (Mar) Rana Karyana, menjelaskan bahwa materi pelatihan dibagi ke dalam dua kelompok utama, yakni pembinaan mental dan kemampuan dasar kemiliteran.
“ASN akan mendapatkan pembinaan mental ideologi, semangat bela negara, serta nilai-nilai kejuangan. Selain itu, mereka juga dibekali kemampuan dasar seperti peraturan baris-berbaris dan tata cara penghormatan militer,” ujar Rana, Jumat (27/2).
Tidak hanya itu, peserta juga akan menerima materi khas Korps Marinir, antara lain pengenalan senjata, ilmu kebaharian, serta pemahaman wilayah pertahanan laut. Selain kemampuan teknis, pelatihan juga menekankan pembentukan karakter, seperti ketahanan fisik dan mental, loyalitas, serta semangat pantang menyerah guna memperkuat soliditas tim meskipun peserta berasal dari latar belakang sipil.
Rana menegaskan, pelatihan ini bertujuan meningkatkan disiplin dan kesiapsiagaan ASN, bukan untuk menjadikan mereka sebagai prajurit aktif. Saat ini, Pasmar 1 tengah menyiapkan berbagai sarana pendukung, mulai dari barak akomodasi, ruang kelas, hingga dapur lapangan di kawasan Marunda, Jakarta Utara.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia memastikan program Komcad bagi ASN dilaksanakan tanpa unsur paksaan. Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan Brigjen Rico Ricardo Sirait menegaskan bahwa keikutsertaan peserta sepenuhnya berdasarkan prinsip sukarela.
“Kami menekankan bahwa tidak ada kewajiban dalam program ini. Syarat utamanya adalah kesediaan secara sukarela,” ujarnya.
Kemhan menargetkan sekitar 4.000 ASN dari kementerian dan lembaga di wilayah Jakarta untuk mengikuti pelatihan yang dijadwalkan mulai April 2026. Program akan dilaksanakan dalam dua gelombang dengan durasi masing-masing sekitar satu setengah bulan di sejumlah satuan militer wilayah Kodam Jaya.
Instruksi pembentukan Komcad ASN ini merupakan arahan dari Prabowo Subianto guna memperkuat komponen pertahanan negara, khususnya bagi ASN berusia 18 hingga 35 tahun. Kebijakan tersebut merujuk pada amanat UUD 1945 Pasal 30 tentang kewajiban bela negara.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan para ASN akan kembali ke posisi semula di instansi masing-masing setelah menyelesaikan pelatihan. Program Komcad disiapkan sebagai langkah strategis negara dalam menghadapi berbagai potensi ancaman, baik fisik maupun nonfisik, di masa mendatang.
Tim Redaksi
