JAKARTA – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menyiapkan 100 prajurit TNI Angkatan Laut untuk mengikuti pelatihan pengawakan kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi yang akan dihibahkan oleh Italia kepada Indonesia.
“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini, “Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait menjelaskan, pengiriman personel tersebut merupakan tahap awal dalam proses persiapan operasional kapal.
“Kesiapan pengawak menjadi perhatian utama. Saat ini TNI AL secara bertahap menyiapkan personel yang akan mengawaki Giuseppe Garibaldi,” ujar Rico dalam keterangannya, Jumat (27/2).
Pelatihan akan dilaksanakan langsung di Italia dan mencakup pembelajaran teknis di atas kapal, termasuk pengalaman pelayaran dari Italia menuju Indonesia. Tahapan ini menjadi bagian dari pembinaan awak sebelum kapal resmi dioperasikan sebagai unsur tempur TNI AL.
Setelah proses penyerahan selesai, ITS Giuseppe Garibaldi akan resmi menjadi Kapal Perang Republik Indonesia (KRI). Kapal induk tersebut diproyeksikan untuk mendukung pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) maupun Operasi Militer untuk Perang (OMP), sesuai kebutuhan tugas TNI.
Kemhan menyebutkan, hibah kapal induk buatan perusahaan galangan kapal Fincantieri itu merupakan bagian dari kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Italia melalui skema government to government (G2G).
Pemerintah Indonesia juga telah menyiapkan anggaran untuk kebutuhan retrofit atau penyesuaian sistem dan perlengkapan kapal agar sesuai dengan kebutuhan operasional TNI AL.
Sementara itu, jadwal kedatangan kapal masih dalam pembahasan. Di sisi lain, TNI AL telah menyiapkan fasilitas dermaga sebagai bagian dari kesiapan penerimaan kapal induk tersebut.
Tim Redaksi
