Dumai, JendelaNewstv.com, Sabtu 14 Februari 2026 – Kabar memprihatinkan datang dari Kota Dumai, Provinsi Riau. Kondisi Jembatan Sungai Mesjid yang menjadi salah satu akses penting masyarakat kini memicu kekhawatiran. Sejumlah bagian kerangka besi jembatan dilaporkan mulai hilang, sehingga menimbulkan ancaman serius terhadap keselamatan pengguna jalan.
Pantauan warga menunjukkan bahwa beberapa bagian besi penyangga pada Jembatan Sungai Mesjid tampak tidak lagi utuh seperti sebelumnya. Kerangka yang seharusnya menjadi struktur utama penopang kekuatan jembatan kini diduga mengalami kehilangan secara bertahap. Kondisi ini membuat masyarakat cemas apabila dibiarkan terus-menerus, bukan tidak mungkin jembatan tersebut dapat mengalami kerusakan parah hingga berujung roboh.
Jembatan Sungai Mesjid sendiri memiliki peranan vital sebagai penghubung aktivitas warga, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun mobilitas harian masyarakat. Setiap harinya, jembatan ini dilalui kendaraan roda dua, roda empat, hingga kendaraan angkutan barang. Jika struktur jembatan terus melemah akibat hilangnya besi kerangka, risiko kecelakaan tentu semakin besar.
Sejumlah warga berharap Pemerintah Provinsi Riau segera turun tangan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi fisik jembatan tersebut. Pemeriksaan teknis dinilai sangat penting guna memastikan tingkat kerusakan serta menentukan langkah perbaikan secepat mungkin.
Selain itu, masyarakat juga mendesak aparat penegak hukum, khususnya jajaran Polda Riau, untuk segera melakukan penyelidikan dan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang diduga melakukan pencurian besi jembatan. Tindakan tersebut dinilai bukan hanya merugikan negara dari sisi infrastruktur, tetapi juga membahayakan keselamatan publik.
Warga menegaskan bahwa pencurian material jembatan tidak bisa dianggap sebagai tindak pidana ringan, karena dampaknya berpotensi menyebabkan korban jiwa apabila struktur jembatan mengalami kegagalan. Oleh karena itu, masyarakat meminta patroli rutin serta pengawasan lebih ketat di sekitar area jembatan, terutama pada malam hari.
Tokoh masyarakat setempat menyampaikan bahwa keselamatan warga harus menjadi prioritas utama. Mereka berharap adanya sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian untuk memastikan keamanan fasilitas umum tetap terjaga.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu respons resmi dari pihak terkait mengenai langkah penanganan terhadap kondisi Jembatan Sungai Mesjid tersebut.
E. Arefa dari Riau melaporkan.
Jembatan Sungai Mesjid Terancam Runtuh, Warga Dumai Minta Polda Riau Bertindak Tegas
Dumai, JendelaNewstv.com, Sabtu 14 Februari 2026 – Kabar memprihatinkan datang dari Kota Dumai, Provinsi Riau. Kondisi Jembatan Sungai Mesjid yang menjadi salah satu akses penting masyarakat kini memicu kekhawatiran. Sejumlah bagian kerangka besi jembatan dilaporkan mulai hilang, sehingga menimbulkan ancaman serius terhadap keselamatan pengguna jalan.
Pantauan warga menunjukkan bahwa beberapa bagian besi penyangga pada Jembatan Sungai Mesjid tampak tidak lagi utuh seperti sebelumnya. Kerangka yang seharusnya menjadi struktur utama penopang kekuatan jembatan kini diduga mengalami kehilangan secara bertahap. Kondisi ini membuat masyarakat cemas apabila dibiarkan terus-menerus, bukan tidak mungkin jembatan tersebut dapat mengalami kerusakan parah hingga berujung roboh.
Jembatan Sungai Mesjid sendiri memiliki peranan vital sebagai penghubung aktivitas warga, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun mobilitas harian masyarakat. Setiap harinya, jembatan ini dilalui kendaraan roda dua, roda empat, hingga kendaraan angkutan barang. Jika struktur jembatan terus melemah akibat hilangnya besi kerangka, risiko kecelakaan tentu semakin besar.
Sejumlah warga berharap Pemerintah Provinsi Riau segera turun tangan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi fisik jembatan tersebut. Pemeriksaan teknis dinilai sangat penting guna memastikan tingkat kerusakan serta menentukan langkah perbaikan secepat mungkin.
Selain itu, masyarakat juga mendesak aparat penegak hukum, khususnya jajaran Polda Riau, untuk segera melakukan penyelidikan dan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang diduga melakukan pencurian besi jembatan. Tindakan tersebut dinilai bukan hanya merugikan negara dari sisi infrastruktur, tetapi juga membahayakan keselamatan publik.
Warga menegaskan bahwa pencurian material jembatan tidak bisa dianggap sebagai tindak pidana ringan, karena dampaknya berpotensi menyebabkan korban jiwa apabila struktur jembatan mengalami kegagalan. Oleh karena itu, masyarakat meminta patroli rutin serta pengawasan lebih ketat di sekitar area jembatan, terutama pada malam hari.
Tokoh masyarakat setempat menyampaikan bahwa keselamatan warga harus menjadi prioritas utama. Mereka berharap adanya sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian untuk memastikan keamanan fasilitas umum tetap terjaga.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu respons resmi dari pihak terkait mengenai langkah penanganan terhadap kondisi Jembatan Sungai Mesjid tersebut.
Penulis : E. Arefa
Editor : Tim Redaksi
