LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus mendorong penguatan ketahanan pangan berbasis desa melalui pengembangan pertanian modern yang adaptif dan berkelanjutan. Salah satu wujud konkret upaya tersebut adalah panen perdana selada hidroponik oleh BUMDes Bina Usaha Mandiri Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Selasa (10/2/2026).
Panen perdana ini menandai dimulainya unit usaha hortikultura berbasis hidroponik yang dikelola BUMDes sebagai bagian dari strategi diversifikasi ekonomi desa. Program tersebut dinilai sejalan dengan visi pembangunan desa yang menitikberatkan pada kemandirian pangan, efisiensi produksi, serta pemanfaatan teknologi tepat guna.
Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, mengapresiasi inovasi yang dilakukan BUMDes Desa Tukum. Ia menilai langkah tersebut menunjukkan kemampuan desa dalam membaca potensi lokal sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan pangan sehat.
“Budidaya selada hidroponik ini membuktikan bahwa desa mampu mengembangkan sistem pertanian yang efisien, bersih, dan bernilai ekonomi. Selain mendukung ketersediaan pangan sehat, kegiatan ini juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan hidroponik tersebut selaras dengan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, khususnya di bidang ketahanan pangan dan pengembangan kehidupan berkoperasi. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kader PKK dan masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah secara optimal melalui metode pertanian yang sederhana dan aplikatif.
Selain menghasilkan sayuran berkualitas tinggi, sistem hidroponik juga dinilai memiliki nilai tambah ekonomi yang signifikan apabila dikelola secara konsisten dan terhubung dengan pasar. Unit usaha ini berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) serta membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.
Ketersediaan sayuran segar di tingkat desa juga berperan penting dalam mendorong konsumsi pangan bergizi dan pola makan seimbang di lingkungan keluarga. Pembiasaan konsumsi sayur sejak dini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan gizi masyarakat.
Pemkab Lumajang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal. Penguatan ekonomi desa melalui unit usaha produktif menjadi fondasi utama untuk mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Tim Redaksi
