Lampung – Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M., mewakili Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., menyaksikan Latihan Hardha Marutha 1 Tahun Anggaran 2026 di Air Weapon Range (AWR) Lanud Pangeran M. Bun Yamin, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Rabu (4/2/2026).
Latihan ini merupakan puncak kegiatan Brigade Parako 1 Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) dan digelar untuk meningkatkan kesiapan operasional prajurit dalam mendukung tugas-tugas matra udara. Selama latihan, prajurit menghadapi berbagai skenario pertempuran yang realistis dan menantang.
Beberapa kemampuan yang diuji antara lain infiltrasi, serangan dan pertahanan pangkalan, pembebasan sandera, penerjunan statis dan free fall, penerjunan wingsuit, hingga operasi penyelamatan di medan pertempuran. Tak hanya itu, latihan juga menekankan kesiapan menghadapi dinamika peperangan modern, termasuk pemanfaatan drone tempur untuk melindungi kekuatan udara.
Sebanyak 1.152 prajurit Korpasgat mengikuti latihan ini, yang didukung berbagai alutsista, seperti pesawat angkut C-130 Hercules, CN-295, helikopter EC-725 Caracal, NAS-332 Super Puma, serta kendaraan tempur Korpasgat P-6 ATAV dan P2 Tiger, beserta perlengkapan tempur lainnya.
Usai menyaksikan latihan, Wakasau meninjau pembangunan Batalyon Parako 464 di Lampung, yang menjadi bagian dari upaya penguatan postur pertahanan TNI AU. Pembangunan satuan ini diharapkan mendukung Korpasgat menjadi kekuatan udara yang modern, profesional, adaptif, dan unggul.
Hadir mendampingi Wakasau sejumlah pejabat TNI AU dan TNI-Polri, termasuk Pangkorpasgat, Asrena Kasau, Pangkodau I, Kapuslaiklambangjaau, para Wakil Asisten Kasau, Asops Kaskoopsudnas, Kaskoopsau, Kepala Dinas Mabesau, Danpuslat Kodiklatau, serta Gubernur Lampung.
Tim Redaksi
