Malut,JendelanewsTV.com – Tragedi memilukan terjadi di perairan Gangga Minahasa Utara (Sulut ) dan Manado, Minggu siang (20/7/2025), ketika Kapal Motor (KM) Barcelona 05 yang tengah mengangkut ratusan penumpang terbakar hebat di tengah laut. Peristiwa mengerikan ini terekam dan viral di berbagai platform media sosial, terutama TikTok dan Facebook, setelah sejumlah penumpang melakukan siaran langsung (live) saat api mulai menjalar di bagian belakang kapal. Dalam kepanikan, ratusan penumpang, termasuk anak-anak dan lansia, terpaksa melompat ke laut demi menyelamatkan diri.
Kapal Barcelona 05 diketahui tengah berlayar dari Ternate, Maluku Utara, menuju Talaud dan Manado, Sulawesi Utara, saat insiden terjadi sekitar pukul 13.40 WITA. Berdasarkan rekaman video yang beredar luas, terlihat asap hitam membumbung tinggi dari bagian buritan kapal. Beberapa penumpang terlihat berteriak histeris sembari mengenakan pelampung seadanya sebelum akhirnya melompat ke laut.

Dalam video berdurasi 2 menit yang direkam oleh warga bernama Sahrul, salah satu penumpang yang selamat, terlihat jelas kobaran api semakin besar dan api mulai menjalar ke bagian atas kapal. “Allahu Akbar… kapal terbakar… kami lompat, kami lompat!” terdengar suara panik dalam video tersebut yang kini telah dibagikan ribuan kali di media sosial.
Saat insiden terjadi, tidak ada kapal penyelamat dalam jarak dekat. Beruntung, sejumlah kapal nelayan tradisional yang sedang melaut tak jauh dari lokasi kejadian segera mendekat dan melakukan evakuasi darurat. Beberapa perahu karet dari komunitas penyelam dan nelayan di daerah Likupang dan Pulau Lembeh juga turut membantu mengevakuasi korban.
“Begitu kami lihat ada asap dan penumpang berteriak dari kejauhan, kami langsung arahkan perahu kami. Banyak yang sudah di laut, mereka kelelahan dan ketakutan,” ungkap Pak Dominggus, salah satu nelayan asal Bitung yang turut mengevakuasi puluhan penumpang.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran KM Barcelona 05 belum di ketahui jelas sumber kobaran api tersebut.
Perusahaan pemilik KM Barcelona 05, PT Pelayaran Laut Sulawesi, belum memberikan keterangan resmi terkait tragedi ini. Namun, pihak Kantor Syahbandar Manado menyatakan bahwa kapal tersebut sebelumnya telah mengantongi izin berlayar dan dinyatakan layak laut.
Hingga berita ini di layangkan, belum ada informasi lanjutan terkait dengan insiden tersebut, Bahakan belum ada keterangan resmi dari tim gabungan Basarnas Manado terkait dengan status penumpang saat ini.
Dengan adanya pemberitaan ini, pihak Basarnas dan tim penyelamat lainya agar dapat bertindak cepat, sebab penumpang di ketahui lebih banyak anak-anak.
(Tim.red
